| | Posted in News
 TEXT SIZE :  

 

 

BONANSA FM – Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri menerima sanksi penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp.56,2 miliar. Penyebabnya, diduga karena banyak dana Pemkab mengendap di kas daerah.

Ini disampaikan Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Kediri dari PKB. Menurutnya penundaan itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku mulai September – Desember mendatang.

Sanksi penundaan DAU tersebut diduga karena dana Pemkab Kediri sebesar Rp.1,3 triliun mengendap. Selain itu juga diduga karena besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) beberapa tahun yang terakhir. Ini menurutnya masyarakatlah yang dirugikan.

Menurut Nur Khamid, jumlah Kota atau Kabupaten se-Indonesia yang dikenai sanksi penundaan penyaluran DAU sebanyak 169 daerah. Sedangkan Kabupaten Kediri se-Jawa Timur masuk urutan ke-2, yang sanksi penudaan penyaluran DAU cukup besar. Adanya sanksi tersebut berimbas berbagai sektor. Diantaranya pembangunan Kabupaten Kediri menjadi tersendat. (HM)

 
 
Tinggalkan Pesan
 
 
 

 
 
 

 

 

 

Partners