| | Posted in News
 TEXT SIZE :  

 

 

BONANSA FM – Kediri, Ita, demikian dia biasa dipanggil, sejak 2 tahun lalu menjadi penghuni sebuah panti asuhan khusus perempuan di kawasan Bandar Kidul. Dia menerima dikirim ke panti asuhan agar bisa melanjutkan sekolah karena ayahnya terkena stroke, sedang ibunya buruh tani dengan penghasilan tidak menentu. Meski harus mengikuti aturan panti, dan terpisah dengan orang tuanya yang tinggal di Nganjuk, Ita menikmati rutinitas yang dia jalani, untuk menggapai cita2nya menjadi guru.

 

Sementara itu Tria, gadis manis asal Desa Kalibogo Gringging juga mengaku senang tinggal di panti asuhan. Dia justru dikirim oleh kedua orang tuanya tinggal di panti agar bisa melanjutkan sekolah, karena ketiadaan beaya. Tria yang kini berusia 13 tahun mengaku ingin menjadi pramugari karena bisa melanglang buana, meski kini naik pesawat terbang masih sebatas di angan-angan.

 

Kisah Ita dan Tria hanyalah sebagian kecil dari mereka yang ingin mengejar cita-cita tapi terbentur keterbatasan beaya. Dengan tinggal di panti, segala kebutuhan hidup tercukupi mulai tempat tinggal, makan, uang saku dan beaya sekolah. Mereka berucap syukur ada banyak dermawan dan donatur yang selama ini sudah menyantuni panti asuhan tempat mereka bernaung dengan tanpa pamrih.

 

Semoga cita cita mereka tercapai, dan menjadi generasi ke depan yang mampu menebar manfaat untuk masyarakat. (YS)


 

 
 
Tinggalkan Pesan
 
 
 

 
 
 
*

 

 

 

Partners